Indonesia dirundung bencana di awal tahun 2021 ini. Ayo Bantu Saudara kita yang terdampak diberbagai wilayah Indonesia , Sedekahmu Hapus Derita Saudara dan Atasi Bencana

Ayo Bersama Atasi Bencana!

Update : 17 Jan, 2021

nnalillahi wa inna ilaihi raji’un. Bencana alam kembali melanda negeri di awal tahun 2021 ini.

Bencana Longsor Terjang Saudara Kita di Sumedang

Hujan lebat yang terjadi hari ini menyebabkan musibah tanah longsor di Dusun Bojong Kondang RT 003 RW 010, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (9/1) sekitar pukul 15.30 WIB. Longsor berasal dari sebuah tebing setinggi 20 meter dengan panjang 40 meter di kawasan ini.

97e92b851bf4db86aff916cd2d449d8d.jpg

Diperkirakan ada 12 warga tertimbun di bawah reruntuhan rumah mereka, yang hancur dihantam tanah
Longsor susulan yang terjadi malam harinya kembali memakan korban yakni salah satunya pegawai pemerintahan yang bertugas sebagai Kepala Seksi Trantib Kecamatan Cimanggung bernama Suhanda. Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBP Kabupaten Sumedang, Yedi juga gugur saat membantu proses evakuasi korban. Selain Suhanda, Danramil Cimanggung, Kapten Inf. Setyo Pribadi juga dinyatakan meninggal dunia. Bahkan, salah satu anggota polsek Cimanggung, Ipda Dani telah ditemukan dalam kondisi setengah badan tertimbun longsor.

Kecelakaan Pesawat Sriwijaya SJ182

Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dinyatakan hilang kontak Sabtu sore (9/1) pada pukul 14.40 WIB atau 4 menit setelah lepas landas. Pesawat dengan rute Jakarta - Pontianak ini terakhir terlacak di perairan utara Jakarta. Dikabarkan kepingan yang diduga pecahan pesawat ditemukan di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu.

4c6d7882e713871eea0d524cdf0b7642.jpg

Sriwijaya Air SJ 182 diketahui membawa 56 penumpang, yang terdiri dari 46 dewasa, 7 anak-anak, dan 3 bayi, serta 6 awak kru kabin yang bertugas. Tim Disaster Emergency Response ACT langsung menurunkan 2 tim ke lokasi segera setelah mendapatkan kabar ini untuk membantu pencarian, identifikasi, dan evakuasi korban. Mohon doa tertulusmu Sahabat, semoga Allah 'Azza wa Jalla memberikan kekuatan kepada kita semua, khususnya para keluarga penumpang yang masih terus menanti perkembangan kabar, serta para regu penyelamat yang tengah melakukan upaya pencarian.

Banjir Melanda Kalimantan Selatan

Curah hujan yang tinggi di sebagian besar wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan, mengakibatkan banjir yang menggenang cukup dalam. BMKG sendiri memprediksi Kalimantan Selatan berpotensi akan terus diguyur hujan lebat. Sehingga, BMKG mengkategorikan Kalimantan Selatan dengan status siaga.

8a4c4d8f53f36f9f00c0b839e18f9a5f.jpg Di samping itu, data dari Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, banjir berdampak pada 17 ribu kepala keluarga dan 65 ribu jiwa. Banjir sendiri, tersebar di lima kabupaten dan kota, yaitu Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Banjar, Kabupaten Tapin, Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Kota Banjarbaru. Bahkan, akibat dari banjir, akses jalan utama antar kota antar provinsi di Desa Bawahan Pasar, Kabupaten Banjar terputus. Ini mengancam arus lalu lintas yang kerap kali hilir mudik baik dari Banjarmasin menuju kawasan Hulu Sungai dan provinsi tetangga yaitu Kalimantan Timur maupun sebaliknya.

Darurat Gempa Majene !

Dilansir laman resmi BNPB, Data per Jumat (15/1), pukul 06.00 WIB, BPBD Mamuju melaporkan korban meninggal dunia 3 orang dan luka-luka 24. Sebanyak 2.000 warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sedangkan kerugian material berupa kerusakan, antara lain Hotel Maleo dan Kantor Gubernur Sulbar mengalami rusak berat (RB). Jaringan listrik masih padam pascagempa.

7d89fb9fc509eb18fc91539af243e7b6.jpg

Sementara itu, BPBD Majene menginformasikan longsor 3 titik sepanjang jalan poros Majene-Mamuju (akses jalan terputus), sebanyak 62 unit rumah rusak (data sementara), 1 unit Puskesmas (RB) dan 1 Kantor danramil Malunda (RB). Masih dari sumber yang sama, disebutkan seperti sembako, selimut dan tikar, tenda keluarga, pelayanan medis dan terpal menjadi kebutuhan mendesak saat ini.

Gunung Semeru Erupsi !

Gunung Semeru yang berlokasi di Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur, meletus pada Sabtu (16/01/21) sore. Akibatnya, sejumlah daerah mengalami hujan abu sebagai dampak letusan. Luncuran awan panas Gunung Semeru adalah sejauh 4.5 kilometer. Selain awan panas, Gunung Semeru juga mengeluarkan guguran lava yang meluncur sejauh 500 hingga 1.000 meter ke arah Curah Kobokan, Lumajang.

8172505ff5ebceec2b170f68640cf98a.jpg

Kita tidak pernah tahu kapan bencana terjadi, di mana akan terjadi, kepada siapa akan diberi.
Kita tidak pernah bisa menolak ketetapan yang telah terjadi. Bencana hadir bisa jadi untuk menguji mereka yang terdampak langsung. Tapi tak hanya mereka, kita yang tidak berada di lokasi bencana pun sejatinya juga diuji. Jika mereka diuji dengan keikhlasan dalam menerima ketetapanNya. Maka kita diuji keikhlasannya dalam membantu mengatasi bencana serta dampaknya yang terjadi. Bersama atasi bencana bukanlah sekadar jargon. Tetapi ini adalah seruan dan ajakan kepada Sahabat Dermawan untuk turut serta dalam mengatasi bencana yang terjadi demi menyelamatkan saudara-saudara kita yang membutuhkan di tengah pedihnya bencana.

Jadi Ayo #BersamaAtasiBencana

Salurkan Sedekah terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Sedekah Sekarang'
2. Masukan nominal Sedekah
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Sedekah'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan sedekah yang terkumpul.

Tidak ada hasil ditemukan

ACT Bandung

Created 14 Jul, 2020 Indonesia Bencana Alam

Featured Campaign

Rp 1,536,052 Terkumpul